Mengenal PPN Objek Tarif dan Cara Perhitungannya

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah pajak yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari barang atau jasa dalam proses produksi dan distribusi sesuai aturan Negara RI.

Berikut penjelasan mengenai objek, tarif, dan cara perhitungan PPN:

Objek PPN

Objek PPN meliputi:

  1. Penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) di dalam daerah pabean oleh pengusaha.
  2. Penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) di dalam daerah pabean oleh pengusaha.
  3. Impor BKP.
  4. Pemanfaatan BKP tidak berwujud dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean.
  5. Pemanfaatan JKP dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean.
  6. Ekspor BKP oleh Pengusaha Kena Pajak.
  7. Ekspor JKP oleh Pengusaha Kena Pajak.

Tarif PPN

Tarif PPN yang berlaku di Indonesia adalah:

  1. Tarif umum sebesar 11%, yang dapat diubah menjadi 12% sesuai dengan Peraturan Pemerintah.
  2. Tarif khusus:
    • 0% untuk ekspor BKP berwujud, BKP tidak berwujud, dan JKP.

Cara Perhitungan PPN

PPN dihitung berdasarkan tarif yang dikenakan atas Dasar Pengenaan Pajak (DPP). DPP bisa berupa harga jual, penggantian, nilai impor, nilai ekspor, atau nilai lain yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Berikut cara perhitungannya:

  1. PPN Keluaran: PPN yang dipungut pada Pengusaha Kena Pajak (PKP) saat menjual BKP/JKP.
    • Rumus: PPN Keluaran = DPP x Tarif PPN
    Contoh:
    • Jika DPP adalah Rp 10.000.000 dan tarif PPN adalah 11%, maka PPN Keluaran = Rp 10.000.000 x 11% = Rp 1.100.000.
  2. PPN Masukan: PPN yang dibayar oleh PKP saat membeli atau menerima BKP/JKP.
  3. Pajak yang harus dibayar atau dikembalikan:
    • Jika PPN Keluaran > PPN Masukan, maka selisihnya harus dibayar oleh PKP kepada negara.
    • Jika PPN Keluaran < PPN Masukan, maka selisihnya dapat dikompensasi ke masa pajak berikutnya atau diminta pengembalian (restitusi) kepada negara.
    Rumus:
    • PPN Terutang = PPN Keluaran – PPN Masukan
    Contoh:
    • Jika PPN Keluaran adalah Rp 1.100.000 dan PPN Masukan adalah Rp 800.000, maka PPN Terutang = Rp 1.100.000 – Rp 800.000 = Rp 300.000 (harus dibayar).

Contoh Perhitungan

Misalnya, sebuah perusahaan menjual produk dengan harga Rp 20.000.000 (termasuk PPN). Untuk menentukan DPP dan PPN Keluaran:

  1. DPP = Harga Jual / (1 + Tarif PPN)
    • DPP = Rp 20.000.000 / 1,11 ≈ Rp 18.018.018
  2. PPN Keluaran = Harga Jual – DPP
    • PPN Keluaran = Rp 20.000.000 – Rp 18.018.018 ≈ Rp 1.981.982

PPN adalah pajak yang dikenakan pada setiap tahap produksi dan distribusi BKP dan JKP. Tarif umum PPN adalah 11%, dan perhitungan PPN melibatkan pemahaman tentang DPP, PPN Keluaran, dan PPN Masukan. PPK harus menghitung dan melaporkan PPN secara akurat untuk memenuhi kewajiban perpajakan mereka.

Baca juga: Apa itu E-Filing System

Hukum Pajak dalam Islam

Dalam Islam, pajak dikenal dengan berbagai istilah seperti Al-Usyr, Al-Maks, atau Adh-Dharibah. Pajak pada masa Rasulullah tidak diwajibkan atas kaum Muslimin, melainkan hanya atas non-Muslim melalui sistem kharaj dan jizyah. Pemungutan pajak yang tidak sesuai syariat dilarang keras, dan pajak tidak boleh menggantikan zakat.

Kesimpulan

Pajak diperbolehkan dalam Islam hanya pada kondisi tertentu (silahkan dipelajari lebih lanjut) dan harus dipungut dengan adil, transparan, dan digunakan untuk kemaslahatan umum. Setiap bentuk kezaliman, termasuk pajak yang tidak sesuai syariat, dilarang. Meskipun demikian, umat Islam tetap harus taat kepada pemimpin yang memungut pajak, selama tidak diperintahkan melakukan kemaksiatan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan kepada para sahabatnya Radhiyallahu ‘anhum bahwa akan datang di akhir zaman para pemimpin yang zhalim (dalam pandangan Islam). Kemudian beliau ditanya tentang sikap kaum muslimin : “Bolehkah melawan/memberontak?”. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab ; “Tidak boleh! Selagi mereka masih menjalankan shalat” (HR Muslim : 1855 dari jalan Auf bin Malik Al-Asyja’i Radhiyallahu ‘anhu).

Jika Anda butuh memahami aplikasi untuk perencanaan keuangan atau proyek bisa kunjungi link berikut:

edwinls

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *